|
Awari (asosiasi warung internet Indonesia) menyadari sepenuhnya bahwa rekaman video mesum yang marak diberitakan seminggu terakhir ini adalah salah satu bentuk kandungan negatif internet yang terlarang untuk diakses melalui warnet (warung internet). Atas kesadaran tersebut, Awari menghimbau kepada seluruh warnet di Indonesia untuk memblokir akses internet ke situs-situs internet yang memuat rekaman video tersebut.
Himbauan di atas merupakan tindakan lanjutan dari tindakan sebelumnya yang sudah dilakukan sejak tahun 2008, yaitu melarang akses ke situs-situs internet berkandungan negatif melalui warnet – terutama pada warnet anggota resmi Awari.. Situs-situs tersebut tidak terbatas hanya pada situs-situs yang memuat materi pornografi tetapi juga yang terindikasi perjudian, obat-obatan terlarang, phising, malware dan situs yang mengusik SARA. Tindakan pemblokiran ke situs-situs internet berkandungan negatif dilakukan oleh warnet dengan beberapa cara, yaitu pemanfaatan software penyaring pada setiap unit komputer, penambahan server lokal dengan software tertentu, dan penggunaan layanan DNS Nawala, baik salah satu diantaranya ataupun ketiganya sekaligus. Khusus mengenai DNS Nawala,yang dikelola oleh beberapa penggiat warnet, sejak September 2009, sudah ditasbihkan sebagai salah satu layanan DNS untuk akses imternet yang bersih dan aman oleh para pemangku kepentingan, yaitu pelaku bisnis warnet, Kemkominfo, dan PT. Telkom sebagai BUMN peneyedia jasa layanan internet terbesar di Indonesia. Penegasan ini perlu dikedepankan mengingat beberapa pihak yang belum memahami secara baik dan benar tentang proses penyebaran suatu kandungan internet – dalam semua formatnya – telah menempatkan warnet sebagai tempat utama untuk mengakses situs-situs internet berkandungan negatif. Akses ke situs-situs internet berkandungan negatif juga terjadi di luar warnet, bahkan lebih sulit dikendalikan. Misalnya saja akses internet melalui rumah atau tempat bekerja (kantor). Dari data yang terekam melalui DNS Nawala, upaya mengakses situs-situs internet berkandungan negatif banyak terjadi melalui kantor pemerintahan dan kantor perusahaan swasta. Awari tidak menampik bahwa masih ada beberapa warnet (terutama bukan angota resmi Awari) yang tetap membolehkan akses ke situs-situs ineternet berkandungan negatif, baik secara sengaja ataupun tidak. Namun perbuatan tersebut dengan motif apapun tidaklah dapat dijadikan dasar atau alasan untuk menempatkan entitas warnet secara utuh sebagai tempat utama mengakses situs- situs internet berkandungan negatif. Jakarta, 15 Juni 2010 Badan Pengurus Nasional Awari |